efisiensi

Arsip Terupdate
Satu saat sedang rapat komite investasi di Hong Kong. Saya perhatikan, cangkir minum kami kecil. Itu sudah lama saya mau tanya. Tetapi selalu lupa. Karena masalah kecil barangkali. Tapi entah kenapa saat itu juga saya tanya” kenapa cangkir minum kita kecil. Semua kantor SIDC di luar negeri juga begini ukuran cangkirnya? Salah satu direktur menjawab” Hasil riset bagian sumber daya, ternyata terjadi pemborosan air minum. Karena ukuran cangkir yang besar, tidak semua air itu diminun. Entah kopi atau teh atau air mineral sama saja. Makanya kami buat aturan semua kantor sediakan cangkir ukuran kecil. Dan terbukti memang efisien.” Keliatan sepele. Tetapi untuk membuat penggunaan air minum efisien dan tidak boros. Tidak sederhana. Bukan hanya lewat aturan dan sarana. Tetapi juga dalam pelatihan SDM, materi efisiensi seperti itu diajarkan. Apa filosopinya dan mengapa harus ada efisiensi dari hal yang kecil. Bahkan setiap karyawan, staf, dan manager, direksi, dihitung dengan teliti berapa sumber daya yang dia pakai. Berapa luas ruang kantor dia, berapa investasi perangkat kerja dia, berapa jam dia habis waktu di ruang meeting. Maklum ruang meeting itu kan ongkos. Sehingga dalam mengukur index prestasi mereka, investasi terhadap sumber daya yang mereka pakai juga diperhitungkan. Bagi sebagian orang anggap investasi kami sebesar 2% dari capex untuk pengembangan SDM, boros. Tapi dengan investasi itu kami lengkapi Business process dengan standar Good Governance risk management compliance secara terpusat. Sehingga sekecil apapun gejala korupsi pasti ketahuan. Apalagi sampai melakukan korupsi. Trade off nya? kami memberikan gaji dan tunjangan diatas industri rata rata. Sistem jabatan yang transfarance. Engga ada nepotisme. Lantas apa manfaatnya? setiap ada audit dari lembaga independent, investor senang. Bukan hanya karena faktor laba, tetapi juga karena efisiensi memanfaatkan sumber daya. Para investor yakin bahwa perusahaan dikelola dengan well organize. Sehingga trust terbangun dan sumber daya keuangan jadi tidak terbatas. Sustainable growth bisa tercapai. Efisiensi dan kinerja, terus meningkat. Belum lagi rasa bangga sebagai bagian dari keluarga perusahaan. Itu keliatan sekali cara mereka bernegosiasi dengan siapapun. Tidak ada nampak inferior berhadapan dengan investor kelas dunia. Saya ingat waktu awal mendirikan holding, saya tulis di memo hanya pesan singkat kepada direksi yang saya rekrut " Pastikan efisen dan kinerja meningkat terus. Karena saya tidak bayar orang tetapi bayar kinerja" dan mereka terjemahkan begitu luas dan rijid. Kini ada atau tidak ada saya, by system perusahaan terus berkembang. Saya sendiri tidak hapal ada berapa banyak unit bisnis karena cepat sekali pertumbuhannya.