Sawit

Arsip Terupdate
Memahami secara idiot harga TBS Harga TBS sawit murah di tingkat petani padahal harga CPO tidak jatuh. Ini kerjaan mafia. Saya senyum aja. Baiknya saya jelaskan secara sederhana saja. Masalahnya ada pada cash flow. Karena umumnya aggregator engga ada punya modal besar. Mereka beli TBS dari petani dengan uang yang biasanya berasal dari eksportir, refinery, PKS, atau kredit bank yang dijamin kontrak pembelian eksportir. Nah, ketika muncul aturan baru single gateway export, eksportir menunda kontrak sambil menunggu kepastian teknis. Engga ada jaminan, bank ogah kasih kredit dan engga ada DP dari eksportir, mereka engga punya duit untuk beli. Sementara petani sawit terus produksi. TBS tidak bisa disimpan lama. Kalau terlambat masuk pabrik, buah busuk, rendemen turun, dan kualitas CPO rusak. Mereka paksa aggregator beli, tapi duit untuk beli engga ada. Ya dalam posisi lemah, terpaksa petani terima harga murah. Harga murah itu udah memperhitungkan resiko jatuhnya mutu TBS selama menanti kepastian ekspor. Tanggal 1 juni eksport satu pintu berlaku dibawah kendali DSI. Nah kalau harga TBS masih juga turun. Maka tahu jawabnya? Karena eksportir ogah lanjutkan kontrak, pabrik ogah produksi, aggregator bokek. TBS lama lama jadi sampah..akan jadi derita tidak berujung petani kalau masalah yang secara idiot ini tidak dipahami pemerintah.