KEMBALI
Dashboard.
P vs J
Arsip Terupdate
*by. Denny Siregar* # ⚔️ KUDA TROYA > **“Keep your friend close and your enemy closer”** > — *Sun Tzu* Kegagalan dua kali di Pilpres membuat P harus mengganti strategi perang. FZ yang selama ini jadi Komandan dan memakai taktik head to head, diganti. Lawan terlalu kuat. Apalagi dibelakang J ada kelompok Oligarki yang menguasai 99 persen ekonomi. Mereka lah penentu keputusan siapa yg harus mimpin negeri ini. P akhirnya gunakan taktik kuda troya. Dekat pada lawan, memberi hadiah lawan, bersahabat, sampai waktu yang ditentukan utk bergerak. P tahu bahwa J sangat ambisi, apalagi dia ingin 3 periode. Disinilah titik lemah J. P melamar anak J bernama G. Dengan segala rayuan, J setuju. Ambisinya makin menguat, apalagi di partainya sendiri J sudah tidak dipedulikan. Deal politik diantara P dan J terjadi. Salah satu deal, beberapa orang J yang strategis, tidak boleh diganti dari pemerintahan. P setuju. Mereka berpartner dan menang. Oligarki senang krn mereka kembali bs menguasai keadaan. Tapi P tidak bodoh. Langkah pertama yg dia lakukan adalah menguasai BUMN, krn selama ini BUMN dijadikan tempat logistik dan pembiakan para relawan. P mendirikan perusahaan D yang menguasai BUMN. ET, orangnya J, tidak berkutik. Dia tidak bisa berkuasa lagi skrg. Tapi P tetap menghormati deal politik, ET tidak diganti hanya “dipindahkan”. Dan perusahaan D kemudian melakukan hal yg tidak pernah J pikirkan, merombak BUMN, membubarkan sebagian besar, sehingga pusat logistik J hancur berantakan. Para Oligarki mulai bertanya2. Ini P kenapa kok berbeda, tidak seperti yang J katakan. Mereka menemui J dan meminta J untuk bicara ke P. “Negara S ada di belakang kami..” kata mereka. Negara S selama ini jadi tempat Oligarki menampung uang2 mereka. J berfikir keras. Dia menghubungi orang2nya yg kemaren dia tanam di sekitar P. Tapi orang2 itu sudah tdk bisa dihubungi. Dia yg dulu perkasa, kali ini kehilangan pegangan. Sementara para Oligarki terus menekannya karena mereka kini ditekan oleh P. **“Apa yang harus dilakukan ?”** J gelisah. G gelisah. Oligarki gelisah. P menyiapkan langkah kedua. Langkah kuda troya semakin menunjukkan hasilnya. --- # 🏛️ OLIGARKI > **“Seni tertinggi dalam perang adalah menaklukkan musuh tanpa bertempur”** > — *Sun Tzu* Dalam bukunya Paradoks Indonesia, P menuliskan bahwa 99 persen ekonomi dikuasai segelintir orang. Situasi itu berlangsung lama sehingga jurang ekonomi kaya dan miskin semakin besar. Ini bisa memicu kerusuhan sosial. Masalahnya, Oligarki itu selama ini ada di belakang J. Dan bersama para Oligarki, J punya kuasa utk mengatur negeri. P paham ini. Maka ketika langkah kuda troyanya berhasil, hal pertama yang dia lakukan adalah memutus kekuatan utama para Oligarki, dimana lagi kalau bukan di ekonomi. Langkah pertamanya, swasembada. Selama ini kekurangan kebutuhan pokok selalu jadi pemicu kudeta, dan kebutuhan pokok ini dikuasai Oligarki. Jika mek shutdown ekonomi, rusuhlah kita. Langkah kedua, alihkan BBM yg selama ini impor ke listrik. Ketergantungan pd oligarki yg menguasai harus dikurangi. BBM jg bs jadi pemicu kerusuhan sosial. Langkah ketiga, bangun MBG dan Kopdes. Apa fungsinya ? MBG ini misi sebenarnya bukan buat stunting, tetapi menciptakan sentra ekonomi baru. Lewat makanan, maka terjadi penyerapan hasil tani. Sbg pasangannya digerakkan Kopdes. Kopdes inilah nanti yg akan membeli hasil tani dan menyalurkannya ke MBG. Perputaran ekonomi ini sama sekali tdk melibatkan Oligarki. Oligarki selama ini mendapat keuntungan ekonomi jika pemerintah keluarkan bansos, krn uang bansos itu dibelanjakan di supermarket mereka yg sudah masuk ke desa2 dan hasilnya mengalir lagi ke Oligarki. Dgn MBG dan Kopdes, P ingin menguasai kembali ekonomi. Oligarki gelisah. Sumber pendapatan mereka mulai dipenggal. Mereka ngadu ke J krn dulu J pernah menjanjikan bahwa P itu boneka dia. Pukulan keras kepada Oligarki kembali dilayangkan P. Semua penjualan hasil SDA harus lewat perusahaan D. Padahal disinilah sebenarnya sumber ekonomi Oligarki. Mereka punya kebun dan tambang disini, mereka jual hasilnya ke perusahaan mereka yg ada di negara S dgn harga minimal, dan dari negara S mrk jual ke seluruh dunia dgn harga maksimal. Negara S kaya raya dan mengatur harga jual meski mrk ga punya SDA. J kembali gelisah, P ternyata bukan boneka.. --- # 🗡️ PUKULAN TELAK > **“Saat mengepung pasukan musuh, sisakan satu jalan keluar. Jangan terlalu menekan musuh yang sedang putus asa.”** > — *Sun Tzu* J akhirnya sadar bahwa kuda troya P sudah terlalu jauh menghancurkan semua struktur yg dibangunnya. Rekan oligarki mengadu lagi, bahwa P memaksa mereka utk membeli patriot bonds. Tekanan demi tekanan setiap hari datang. Masa depan makin tidak pasti. Apalagi berbagai serangan datang silih berganti. Serangan yg terus merusak nama baiknya adalah masalah ijazah. Popularitas J terus digerus. Sedangkan P yg dia harapkan utk bertindak dan melindungi, seolah gak perduli. Partai2 yg dulu bertekuk di hadapannya, mencari posisinya sendiri. Orang2 yg dia tanam di dalam supaya dirinya dapat informasi, sulit dihubungi. Nomornya ganti. Akhirnya J mencoba memberi sinyal, “Saya dukung P dan G dua periode..” Tidak ada jawaban dari P. Kecurigaannya makin tinggi, sedangkan para oligarki terus mendesak, “Bagaimana ini ? Kenapa perhitungannya meleset semua ??” Inilah yg membuat J akhirnya menyiapkan pasukan kecilnya. Pasukan kecil ini sebenarnya adalah rencana terakhirnya, karena ketika berkuasa J ingin jadi pemimpin pasukan merah, atau kuning atau biru. Tapi semua gagal dikuasainya krn terjadi penolakan kuat di dalam. Bahkan si biru menyimpan dendam krn sempat mau dirampok gila2an. Musuh J terlalu banyak. Akhirnya dia keluar kandang, keliling ke daerah2 dimana dulu dirinya menang. Dia sudah tidak percaya P. Di depan baik, di belakang menghantam. P semakin percaya diri. Dia kemudian menarik org2 J yg ada di posisi strategis, dan memindahkannya ke tempat yg “tidak punya kekuatan”. Bagi P, dia tidak melanggar deal masa lalu, krn org2 J tetap ditempatkan hanya tidak diberi kekuasaan. Sadisnya, P mulai merekrut orang2 yg sejak lama anti pada J. Ada RG, ada SN, ada MK. Cukuplah untuk merepotkan. Diluar, si merah, si kuning dan si biru bersepakat utk menaikkan batas prosentase masuk ke Senayan, supaya pasukan J terhadang. Apa yg terjadi pada Oligarki ? Layaknya pengusaha, mrk takut pada penguasa. Pelan2 mrk mengubah arah. J goyah. Semua diluar kendalinya. Apalagi ketika P mengambil langkah yg menghantam harga dirinya.. --- ## SERANGAN BALIK > “Dalam peperangan, hindari yang kuat dan serang yang lemah.” > — Sun Tzu Strategi P mulai terlihat hasilnya. Dia menguasai medan. Konsep negara yang selama ini bertumpu pada kapitalisme yang menguntungkan sebagian kecil pengusaha, dia ubah jadi *state capitalism* yaitu negara sebagai pelaku ekonomi utama. Seperti China. P tahu bahwa lawan terkuatnya sudah bukan J tetapi M. M harus dirangkul. Untuk merangkul M, P harus membuktikan dia mengganti LS, yang dianggap M biang dari semua permasalahan. Selesai. M tersenyum. Nasi goreng menanti. J belum puas. Dia melakukan serangan balik untuk memecah barisan P. Bagaimana caranya? Dia ingin merekrut salah satu kader terbaik P, yaitu KDM. Dibangunlah isu bahwa KDM akan berpasangan dengan G, supaya dipecat dan akhirnya bergabung karena sakit hati. J butuh popularitas KDM untuk memenangkan pertarungan. Bagi P itu bukan masalah. Ia sudah menguasai semua elemen dari api, tanah dan bumi. Jika ada yang membelot, dia tidak segan mengganti. Semua merapat di belakangnya. Demokrasi sebelumnya bagi P adalah kesalahan. Dia membangun konsep demokrasi terpimpin. Negeri ini ketinggalan sekian tahun lamanya. Apakah J selesai? Belum. J masih punya beberapa cara untuk melawan. Organ-organ relawan dia kumpulkan. Dia ingin memberi surprise. Tapi dia punya masalah besar, para oligarki yang dulu menjadi oli mesinnya, mulai mundur pelan-pelan karena salah satu rekan mereka yang terbesar mulai digoyang. 2029 adalah perang terakhirnya. Berhasil atau hilang tersapu malam. Kita tunggu apa aksinya. --- ### Pelajaran moral apa yang bisa didapat? Jangan pernah meremehkan lawan. Jika mereka terlihat merunduk, bukan berarti mereka takut. Justru mereka mengincar kaki lawan, karena di situlah posisi paling strategis untuk menjatuhkan sampai tubuh berdebam. Seruput dulu kopinya, kawan ☕ <div align="center"> **✦ ✦ ✦** *The art of war is of vital importance to the State.* *— Sun Tzu* </div>