Swasta dan BUMN.
(smart financial)
“Ale, lue tahu. Ada dua bank punya konglo. Udah jelas dua bank itu kena wajib tambahan modal disetor. Udah lebih setahun engga kelar kelar kewajiban setor modal itu. Bahkan saat mereka dipaksa merger, udah lebih 2 tahun, engga kunjung selesai merger itu.Ada aja masalahnya. Dan OJK engga bekutik. Engga berani paksa konglo itu rogoh kantongnya tambah modal. Tapi ya gimana lagi. Kalau sampai bank itu bankrupt, yang rugi rakyat atau deposan lewat LPS.” Kata teman.
Apakah anda pernah dengar, konglomerat injek modal baru kepada perusahaannya seperti negara injek modal baru ( PMN) kepada BUMN? Saya yakin tidak pernah. Swasta itu hanya setor modal pertama aja. Selanjutnya mereka leverage peluang itu menjadi sumber daya keuangan lewat pasar dan perbankan. Kan begitu seharusnya mindset industry. Lets money working for us. Artinya, kalau owner terus injek modal baru, itu bukan bisnis tetapi kerja social.
Apalagi sebagian besar Konglomerat itu terhubung dengan investment holding yang punya ekosistem financial. Dan ekosistem financial terhubung dengan ekosistem bisnis ( trade and service), udah pasti owner tidak pernah keluar modal apapun dalam setiap ekspansi. Bahkan kalau terjadi resiko gagal bayar, utang itu dengan mudah direstruktur. Pada akhirnya kalau terjadi collapse yang korban adalah public. Boss anteng aja menikmati financial freedom bersama keluarganya.
Nah maksud saya. Mengapa BUMN engga pakai mindset swasta. Jangan keruk uang rakyat lewat APBN kalau terjadi masalah cash flow dan solvabilitas. Mainlah di pasar. Adu skill dengan konglo. Seharusnya BUMN itu lebih jago. Karena mereka punya power dan sumber daya. Tuh lihat BUMN China dan Sngapore. Engga pernah mereka minta dana APBN. Bahkan mereka memperkuat sumber daya keuangan APBN lewat pembiayaan non anggaran.
Jadi apa penyebabnya Ale ? karena sebagian besar komut maupun direksi BUMN itu lack financial knowledge dan tidak punya mindset pedagang. Mindset mereka adalah feodalisme dan konsumerisme. Gaya doang yang gede dengan penampilan seperti boss namun mudah dibegoin pedagang sekelas abunawas..