Fundamental Rupiah.
“Ale, kenapa belakangan ini terjadi aksi jual asset indonesia oleh investor asing. Aksi jual saham oleh asing telah membuat IHSG nyaris mendekati 7000. Juga di pasar SBN terjadi aksi jual. Bahkan SRBI walau bunga diatas BI-Rate engga lagi menerik bagi asing. Mengapa ? Tanya teman.
“ Itu shock aja. “ Jawab saya. Akibat Donald Trump terpilih sebagai president AS. Menimbulkan spekulasi terutama kebijakan inward looking policy nya. Apalagi dengan Scott Bessent yang dipercaya Trump sebagai Menteri keuangan. Semua tahu bahwa Bessent adalah pemain hedge fund. Itu sangat significant pengaruhnya terhadap arus masuk modal asing ke AS. Maklum sebagian besar yang menggerakan modal di dunia ini kan pemain hedge fund. Kita akan tahu arah sebenarnya kebijakan fiscal dan moneter AS pada awal tahun 2025.
‘ Menarik untuk tahu perspektif pasar terhadap terpilihnya Scott Bessent sebagai Menteri keuangan “ Kata teman. “ Bisa kamu jelaskan secara sederhana mengapa respon pasar uang sangat positif, bahkan membuat yield obligasi AS turun. Padahal Bessent kan pemain hedge fund. Konotasi negative pemain hedge fund kan engga bisa diabaikan.” Tanya teman.
Saya jelaskan. Bahwa Pamain hedge fund tidak semua negative. Dalam pasar konvensional dikenal dengan istilah fundamental style dan netting. Dalam pasar sophisticated seperti Hedge Fund, juga ada dua style. Style konservatif dan style radikal. Yang konservatif orientasinya kepada sector real. Seperti Pemain hedge fund yang punya investment holding untuk beragam investasi real berupa industry, perdagangan dan jasa. Sedangkan yang radikal, lebih berorientasi kepada asset financial.
Scott Bessent itu pemain hedge fund yang konservatif. Makanya inline dengan program Trump yang inward looking policy untuk membangkikan kembali kejayaan AS dalam hal industry dan manufaktor dunia. Nah untuk membayangkan seperti apa nanti kebijakan fiscal dan moneter AS, kamu bisa pahami karakter pemain hedge fund. Orang seperti Bassent itu bagian dari elite financial global. Di luar pemerintahan aja udah bikin pemerintah jadi pecundang. Apalagi mereka menduduki posisi Menteri keuangan, posisi penting dalam hal fiscal. Kebayang engga arah moneter global kalau mereka punya legitimasi membuat kebijakan di jantung kapitalisme dunia.
“ Wah itu arus modal akan kesedot ke AS, dan AS akan jadi state capitalism. Ya semacam holding company yang mengendalikan sumber daya dan tentu tujuannya menguasai pasar dan mengarahkan ekonomi sesuai dengan agenda pemain hedge fund, control the world. “ Kata teman. Saya tersenyum aja.
Karena mindset pemain hedge fund adalah kontrol dunia, dan itu bukan AS, bukan China, bukan Eropa tetapi modal. Kalau ada pemerintah yang berani ngeyel, hanya hitungan hari tumbang moneter negara itu. Misal Indonesia. Rekening financial kita lebih besar liabilities daripada asset. 10% aja terjadi capital outflow, terjun bebas IDR. Siapapun presiden pasti jatuh.
Hari ini baca berita. Dari 100 bidang usaha yang terlarang bagi investor asing, tinggal hanya 5. Alasan pemerintah adalah untuk mendukung rencana pertumbuhan ekonomi 8% lewat FDI. Sebenarnya itu kata lain dari Surerender. Itu demi menjaga kurs rupiah engga terjun bebas.