logistic supply chain financial

Arsip Terupdate
Yang mengendalikan ekonomi dunia. ( Smart financial) Satu waktu saya bertemu dengan Mentor saya di New York. Dia undang saya ke apartement nya. Entah kenapa itu baru pertama kali dia bicara Panjang lebar ke saya. Biasanya dia hemat bicara. Kalaupun bicara langsung ke pokok persoalan dan kalau saya tidak paham. Dia minta saya cari tahu sendiri. “ Kamu tahu “ katanya.”. Dulu kala orang berdagang dengan kuda. Sedikit yang didapat dan terbatas dunia dijangkau. Yang membuat ekonomi mendunia bukan karena pabrik dari adanya revolusi industri. Tetapi ditemukanya mesin uap untuk kapal dan kereta api. Artinya semakin banyak barang dibawa dan daya jelajah semakin jauh. Dari itu perdagangan barang industry menjadi bergairah. Dunia terhubung satu sama lain karena perdagangan dan itu karena system logistic global yang didukung alat transfortasi, terminal, bandara dan pelabuhan. Semakin lama semakin canggih system itu. Karena perdagangan semakin meluas dan cepat. Diperlukan adanya mekanisme pembayaran yang efisiens. Sistem perbankan diperkenalkan. Dari tadinya clearing terpusat di London lewat bursa emas, kemudian paska perang dunia ke dua beralih ke di New York. Tanpa system keuangan, perdagangan jadi tidak menarik dan indusri tidak tumbuh. Dengan system keuangan yang kita kenal sekarang, dunia terhubung satu sama lain. Uang tidak mengenal idiologi. Uang berorientasi kepada laba atau yield. Karena nya uang perlu ekosistem. Kemanapun uang akan mengalir selagi ada penawaran laba tinggi. Dengan itu Global supply chain Management (GSCM) diperkenalkan dalam global manufacturing production. Tidak penting lagi dimana barang harus diproduksi. Karena tidak ada industry yang dibuat terintegrasi di satu tempat. Ia terurai lewat beragam industry dari berbagai negara. Pertemuan dengan Mentor saya itu tahun 2004. Entah mengapa setelah dapat penjelasan dari dia, saya berburu buku tentang “ logistic, financial service dan supply chain. “ Bahkan saya sempat kursus Supply chain di Cambridge, England dan kursus logistic di Erasmus Rotterdam, kursus financial compliance di Hongkong.. SIDC dan Yuan bisa tumbuh pesat menguasai sumber daya industry, perdagangan, mining, energi karena betumpu kepada visi penguasaan logistic, supply chain, financial. Lewat tiga hal itulah SIDC dan Yuan mengendalikan dan mengembangkan sumber dayanya. Yang saya sedihkan. Negeri sebesar indonesia tidak ada satupun korporat ( BUMN/SWASTA) yang berkelas dunia dalam hal logistik, supply chain dan financial. Makanya sulit kita bisa jadi negara maju. Ya hanya jadi follower...