danantara batal

Arsip Terupdate
Saya ngobrol dengan teman lama. Kebetulan ketemu di mall. “ Eh lue udah dengar berita. “ katanya. “Berita apaan ? “ Itu soal Danantara. Tadinya batal di tanda tangani Prabowo karena alasan Prabowo mau ke luar negeri. Eh pas udah pulang. Tetap aja Prabwo engga mau teken Kepres nya. “ Kata teman. Saya senyum aja. “ Pendapat lue gimana soal Danantara itu ? “ Kalau tujuannya menarik dana di luar APBN untuk pembiaayan proyek nasional, itu bagus. Pertanyaan nya siapa investor yang berani beli surat utang Danantara ? Jawab saya. “ Walau surat utang diterbitkan oleh Danantara underlying nya saham BUMN yang blue chip. " Kata teman. Kan engga semudah itu investor percaya valuasinya. “Kata saya. " Ya kecuali dana pension BUMN atau asuransi local. Mereka mau aja. Tetapi duit mereka sudah keserap semua ke SBN. Udah engga ada yang mau dimainkan lagi.” Kata saya. “ Kalau asing gimana? Tanya teman. “ Lah SBN aja udah sulit dapatkan investor asing. Kalaupun ada, bunga udah tinggi. Artinya negara aja yang langsung terjun ke pasar engga mudah lagi dapatkan uang. Apalagi subsidiary dari negara seperti Danantara.” Kata saya. “ Jangan jangan itu skema bailout utang konglo di Bank BUMN lewat swap obligasi konversi. Bank BUMN ketolong dan konglo aman.” Kata teman. Saya senyum aja. “ Keliatan sekali Rosan itu jadi Menteri karena titipan konglo. Maksain banget. Apa dia pikir Prabowo itu engga paham. Kerjaan skema itu udah katam Prabowo.” Lanjutnya. Saya engga mau response. Saya pamit undur diri. Kamipun berpisah.