Sukses bermain di Bursa._

Arsip Terupdate
Sukses bermain di Bursa.? ( smart financial ) Kalau ada orang bisa sukses main di bursa hanya mengandalkan skill tekhnikal pergerakan harga saham atau valas, mungkin dari 10 hanya 2 yang sukses. Artinya lebih banyak gagal. Umumnya bagi pemula yang mudah jadi korban platform trading. Umumnya terjun ke bursa karena motivasi dari influencer bursa dengan jargon” Kaya raya mudah lewat bursa” Katanya. Magic word. Tapi tahukah anda. Dari Top 10 pemain Bursa, semua sukses. Engga ada yang gagal. Apakah karena fund manager jago jago? Lulusan Harvard atau Fist class University? Tidak. Fund manager pada securities company atau Asset Management, umumnya hanya pelaksana. Strategi investasi dan aksi di bursa ditentukan oleh CEO dan CEO yang ngatur owner. Nah owner inilah yang menetukan segala galanya. Lantas darimana sukses itu ? Owner itu skill nya bukan lagi soal tekhnikal. Itu sudah dilewatinya saat usia muda. Tapi skill nya adalah kemampuannya mendapatkan informasi dan kemudian mengolah informasi itu menjadi agendanya. Biasanya dalam bentuk platform trading. Bagaimana trap di create. Bagaimana mincing follower masuk trap. Bagaimana menjadikan aksi sebagai informasi tipuan yang menyesatkan lawan dan follower. Bagaimana mengakhiri platform dengan laba berlipat. Saya ambil contoh sederhana. Hanya contoh doang. Saya dapat bocoran dari ring 1 presiden bahwa kenaikan PPN 12% akan dibatalkan. Engga ada yang tahu kecuali saya. Nah saya pakai influencer menakut nakutin dampak dari kenaikan PPN itu. Seperti akan jatuhnya emiten Property, Pabrik kendaraan dan Pabrik consumer goods, tentu inplikasinya kepada perbankan. Kemudian saya pancing dengan melepas saham emiten yang terdampak kenaikan PPN itu. Pasar bereaksi negatif. Apalagi dalam aksis itu saya ajak kolega trader yang sama dengan saya kelakuannya. Tambah rame dah. Nah saya biarkan saja terus jatuh saham saham itu. Tentu ritme saya atur agar semakin besar kejatuhan saham itu. Setelah sampai pada titik terbawah. Saya serok. Apakah saya rugi?. Tidak. Engga usah saya goreng. Saham itu akan tetap kembali ke posisi fundamentalnya. Apalagi tak berapa lama kemudian pemerintah umumkan pembatalan PPN. Saham akan cepat sekali melambung. Dan saya jual disaat harga tertinggi. Laba berlibat. Uang mudah didapat. Sifat Stock Exchange itu, anda tidak akan dapat laba berlipat dari pasar yang stabil. Cara terbaik ciptakan laba mudah, yaitu create situasi harga dan kondisi pasar lewat agenda. Dan agenda itu dibangun dari informasi yang langka. Paham ya. Contoh lagi. Pasar uang. BI umumkan menahan suku bunga. Bagi orang awam dalam trading valas, tentu dia melihat trend market sebelumnya dengan pergerakan kurs yang ada. Terus dia berasumsi dan berstimulasi. Hasilnya gamebling. Tapi bagi real trader. Dia melihat dari sisi lain. Engga ada gunanya cuan dari kurs valas. Apalagi IDR. Susah dapatin lawan gede. Jadi darimana dapat cuan mudah ? Contoh. Saya dapat informasi dari ordal. Bahwa dari USD 240 miliar negative PII, USD 150 miliar adalah hot money. Artinya easy go. Ya masuk ke pasar SRBI. Setiap sekian pelemahan kurs IDR akan mendorong kenaikan suku bunga lelang. Kan tenor nya dibawah 1 tahun. Jadi mudah atur ritme main. Keluar masuk aja agar lelang SRBI terus naik rate nya. Jadi real trader bukanlah fund manager atau money broker. Mereka invisible person namun mereka menngendalikan pasar. Kerjaan mereka mengarahkan proxy nya wara wiri mentain networknya. Kadang menjadi filantropi, donasii partai, kadang memberi pinjaman fasilitas privat jet kepada mereka yang punya akses kepada the first hand information. Sementara real trader tetap tampil humble dan kadang menjadi pembicara seminar terbatas, dan menghidari publikasi.