Buy low pay later

Arsip Terupdate
“ Sudah empat tahun proses negosiasi dengan teman kamu di Swiss, tetapi tidak pernah ada keputusan. Namun tidak juga mereka keluar dari komimen untuk akuisisi. “ Kata Rani dengan wajah muram saat ketemu saya di private club financial center Singapore. Saya diam saja. “ Saat sekarang kami benar benar kepepet.” Katanya “ Kenapa ? Tanya saya mengerutkan kening “ Grup kami kan memperoleh pinjaman dari China untuk membiayai ekspansi usaha. Namun karena masalah lintas yuridiksi yang rumit maka terpaksa kami gunakan bank dalam negeri sebagai channeling bank.” Jawab Rani. “ Oh, I see. “ Artinya, lanjut Rani jelaskan. “ bank lokal menjadi perantara administrasi, penyalur pembayaran, escrow agent, pengawas cash flow proyek, sekaligus pihak yang ikut menjamin kredibilitas kami di mata lender china. Secara akuntansi, utang tersebut tercatat off balance sheet. Tetapi bank tetap memiliki contingent liabilities atau eksposur tidak langsung seperti standby LC, corporate guarantee, escrow undertaking, covenant monitoring, ataupun cross default agreement. Masalah mulai muncul setelah COVID, cash flow group kami melemah, harga komoditas turun, kurs melemah, refinancing macet, dan lender China mulai kehilangan kepercayaan. Dalam kondisi seperti itu, China meminta accelerated repayment atau tambahan jaminan. Nah di titik inilah bank lokal ikut tertekan.” “ Mengapa? “ Karena bila kami gagal bayar ke lender China, reputasi dan eksposur bank domestik ikut terkena. Apalagi ada perjanjian cross guarantee, personal guarantee, hubungan afiliasi antar grup usaha. “ Kata Rani. “ Ya kenapa mau aja teken perjanjian cross guarantee dan personal gurantee? “ Karena ditekan dari segala penjuru mata angin. Di tambah lagi kami sangat percaya dengan teman kamu di swiss itu mau bailout utang lewat akuisisi” Saya senyum aja. “ Kalau tahun ini tidak juga deal dengan teman kamu di swiss, maka personal guarantee dari boss besar kami akan di call oleh bank. Itu semua saham di group nya termasuk afiliasi akan disita. Habis kami. Grup yang dibangun lebih 4 dekade lepas semua. Akhirnya saya yakin grouo itu akan dibeli asing dengan harga diskon, bukan berdasarkan value tetapi nilai buku.” Lanjut Rani. Saya senyum aja. Dia terdiam. Hening.. “ Kami bersedia turunkan harga akuisisi jadi USD 4 miliar. Itu sudah turun 50% dari harga penawaran awal kami.” Lanjutnya. “ Tapi pihak teman kamu itu tidak pernah mau ambil keputusan” Saya menghela napas. “ Sis, kan baru sebatas MOU, kalian kan bisa abaikan. Cari investor lain. Kenapa ngotot mau deal dengan teman saya.” Kata saya santai. “ Masalahnya yang bisa buktikan ada uang hanya teman kamu di swiss itu. Dan setiap rapat mereka selalu libatkan Fund manager dan banker. Jadi benar benar well performance. Yang lain hanya omong doang” jawabnya. “ Ale, please bantu kami yakinkan teman kamu itu “ pintanya. “ setidaknya atur ketemu Mr. B. Karena saya dengar mereka selalu sebut nama Mr B untuk dasar membuat keputusan “ Saya senyum aja. Dia masuk perangkap predator, yang pada akhirnya akusisi akan terjadi dengan buy low and pay later.