SPV Danantara.
Setelah baca struktur organisasi BPI Danantara. Memang ada perubahan significant dari rencana awal. Dari awal kan ingin menjadi Danantara itu sebagai super holding dan super body mengelola sumber daya seluruh BUMN. Tetapi nyatanya tidak begitu. Mengapa ? karena dihadang oleh UU Keuangan Negara dan UU Perbendaharaan negara. Jadi peran danantara itu tidak lebih sama dengan Meneg BUMN, namun dengan tingkat gaji SDM yang super mahal.
Yang sekarang ini kira kira sama seperti SIDC. Nama family office yang terdaftar di Hongkong adalah Global Investment ( red bukan nama sebenarnya). Global investment menunjuk Wealth Management service sebagai SPV (special propose vehicle ). Wealth Management Service didukung oleh 8 intitusi world class, bidang auditor, legal, asset mengement. Trust agent, Financial Consultant, investment banker dan 2 banker first class.
SPV ini menjadi super holding membawahi 5 subholding. Pada SPV ini saham seri A punya Global Investment hanya 10%. Sisanya Seri B adalah Wealth management Service. Seluruh saham pada subholding dan anak perusahaan atas nama Wealth Management Service. Tidak ada nama global investment.
Walau Global investment hanya punya saham 10% namun itu Saham seri A, yang punya hak menentukan apa saja terhadap SPV ,yang otomatis juga sebagai pengendali atas subholding dan anak perusahaan.
Bagaimana dengan SIDC sebagai creator dan beneficial owner ? SIDC punya 5 orang officer yang bertugas melakukan pengawasan dan pengembangan sumber daya dari Global Investment (SPV). Tentu dilengkapi dengan instrument yang modern dari segi infrastruktur maupun SDM yang high grade. Jadi rekomendasi diberikan kepada Global Invesment untuk drive SPV berkualitas tinggi dan hanya untuk kepentingan stakeholder.
Mengapa struktur organisasi bisnis seperti diatas ada ? karena tujuan awal mendirikan SIDC memang leveraging financial resource dan develop business model. Sehingga kalau SIDC undang investor bergabung sebagai pemegang saham Seri B di SPV, mereka happy dan feel secure. Mengapa ? ya karena terjamin Transfaransi dan akuntabllity. Business model yang ditawarkan juga sangat strong, profitable dan sustainable. Kekuatan SIDC dibidang bsnis riset dan network supply chain.
Awalnya investor saham seri B hanya 1. Setelah 10 tahun berdiri sudah berjumlah 38 investor ( dua adalah SWF) sebagai pemegang saham seri B pada SPV. Karena besarnya sumber daya keuangan, setiap program ekspansi tidak sulit SIDC lakukan di 5 subholding dan 480 anak perusahaan di 80 kota dan 30 negara. 40% Anak perusahaan sudah IPO di 5 bursa utama di dunia.
Walau bagaimanapun besarnya SIDC, namun pendiri hanya punya saham 10% seri A. Memang tidak bertujuan untuk kepentingan personal. Tetapi lebih untuk kepengingan visi dan strategis, dalam hal ini ya visi China. Tujuan china memang mengundang kemitraan international dalam hal financiall resource, tekhnologi, bahan baku dan marketing. Secara hukum, China tidak ada dalam daftar pemegang saham di SPV. Nama SIDC juga tidak ada. Saya juga engga ada.
Darimana saya dapat uang untuk hidup? Ya dagang sempak bareng Wenny di Yuan..
.