Mindset industri.
Industri itu adalah mindset business atau kata sifat. Artinya industri itu bisa saja meliputi sektor manufaktur, perdagangan, jasa. Tentu selagi dijalankan dengan mindset industri. Apa sih yang dimaksud dengan Mindset Industri itu ? ya kreatifitas komersial atas dasar innovasi dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk berkembang dan tumbuh secara terus menerus. Perhatikan. Pada mindset industri itu sudah memasukan unsur modern yaitu sains. Sehingga membedakannya dengan unsur tradisional yang hanya berdasarkan budaya. Sampai di sini paham ya.
Makanya industri itu selalu berorientasi kepada nilai tambah. Mengapa? Kan udah dikatakan bahwa mindset industri itu lahir karena menyadari bahwa sumber daya itu terbatas. SDM terbatas, makanya lahirlah machinery dan kemudian otomatisasi. SDA terbatas maka lahirlah downstream beragam barang atau jasa, yang kemudian menjadi supply chain global, terus berkembang menjadi ekosistem ekonomi ( Modal, material dan manusia ). Itu berkat sains bidang riset yang melahirkan innovasi dan berkembangnya kreatifitas.
Saya perhatikan kebijakan pemerintah tidak bisa membedakan apa itu industri dan apa itu hilirisasi. Coba perhatikan UU minerba dan Migas, juga UU Pertanian. Walau mencantumkan perlunyaa nilai tanbah terhadap SDA. Tapi tidak memasukan unsur riset dan sains dalam pengembangan sektor usaha. Karena memang UU tidak mewajibkan pengelolaan SDA inline dengan riset dan sains. Makanya jangan kaget bila Anggran riset indonesia sangat rendah dan di ASEAN saja kita kalah dengan Singapore, Malaysia.
Apa dampaknya?
Wacana soal hilirisasi nikel semakin bias. Karena bicara soal nilai tambah tapi tidak ada aturan soal riset mengikutinya. Yang ada malah tergantung kepada modal dan tekhnologi pada asing, yang pada waktu bersamaan membuka seluas mungkin pemanfaatan SDA yang ada. Kalau hanya sebatas mengubah ujud bahan mentah yang tidak dikonsumsi akhir, itu bukan mindset industri. Tapi pedagang atau tradisional. Sementara produsen mesin smelter dan dan penerima output produksi smelter, itu termasuk industri karena ada melibatkan riset atau sains dengan derivat yang luas. Itu punya Asing, bukan kita. Kita hanya SDA doang.
Makanya jangan kaget bila begitu besarnya nilai ekspor produk nikel tapi tidak berdampak significat terhadap kenaikan rasio pajak (dibawah 12%), tidak berdampak kepada pertumbuhan industri yang masih dibawah 20% dari PDB. Semua berawal karena kekacauan berpiikir dan salah mikir.