IDR
" Dimata trader, bagaimana dengan keadaan kurs rupiah tahun ini ? Tanya Dewi
“ Tergantung sejauh mana BI kuat sebagai bandar “ kata saya tersenyum.
“ Maksudnya Pak?
“ Secara fundamental kurs rupiah itu udah kalah. Karena selisih tabungan asset valas dengan kewajiban, negatif. Artinya memang kopong IDR itu “ kata saya.
“ Kenapa engga dihajar aja sampai mentok 20.000. Kata Dewi seraya tertawa kecil.
“ Saat sekarang, apa untungnya IDR jadi 20 ribu. Kan engga ada untung nya bagi trader. Justru dengan kondisi rupiah ter volatilitas kan kita bisa cuan terus. Buat IDR kuat, kita untung dari bunga SRBI dan telah itu buat IDR melemah. Jual SRBI. Untung lagi dari kurs, band atas dan bawah. “ kata saya.
“ Artinya memang IDR dibuat ngambang ter volatilitas terus. Tapi karena itu BI bleeding terus. IDR Naik, tekor di bunga SRBI dan IDR melemah tekor dari kurs. Terus sampai kapan begitu terus ?
“ Kan udah gua bilang dari tadi. Sampai modal bandar masih ada untuk dikuras. Kalau modal udah engga ada. Ya udah, walk out aja. IDR akan bergerak meluncur sendiri sampai mentok lantai. Dan disapu dah jadi sampah “ kata saya tersenyum .
“ Mulai besok saya jadi dirut AMG gantikan Afin. Apa arahan Bapak ke saya?
“ Jangan pakai rok diatas lutut. Itu aja” kata saya. Dewi tersenyum dengan wajah bersemu merah. Maklum dia putih bening.