Negeri lucu lucuan.
Saya kadang tersenyum sendiri. Baca laporang keuangan dari 3 Bank BUMN. Marcap 3 bank itu sama dengan satu bank BUMN Singapore, DBS. Disaat harga saham anjlok 25%, malah bonus Direksi bank bumn naik 70% lebih. Lucu engga. Janga ketawa. Senyum aja.
Tadinya semua emiten energi, IT, property, minerba tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia. Masuk 50 orang terkaya versi Forbes. Lihat penampilan mereka dengan privat jet dan keluarganya hidup hedonis, rasanya mereka memang hebat dan raja.
Eh pas IHSG jatuh dan kekayaan mereka juga susut. Malah rame rame ngadep OJK dan kemudian presiden. Mengeluh dan minta perlindungan.. Lucu engga? Jangan ketawa. Senyum aja.
Dulu waktu saya pergi merantau. Ada nasehat papa saya. “ Jadilah laki laki sesungguhnya. Kalau susah, telan sendiri. Kalau salah , jangan salahkan orang lain. Kalau jatuh, berdiri sendiri. Kalau hidup berlebih jangan bersembunyi di daun sehelai. Sembunyi hilang hilang. Patuh kepada pemerintah, hormati induk semang dan sayangi orang miskin.
Pernah saya dagang sempak di kaki lima. Barang dagangan tidak saya beli tetapi titipan dari induk semang. Oleh Satpol PP, dagangan saya disita . Saya harus ganti barang dagangan itu ke induk semang. Tidak ada saya mengeluh mantiko nya satpol PP. Memang saya salah. Dagang ditempat terlarang. Walau sebelumnya saya selalu bayar retribusi. Tetapi saya patuhi pemerintah tanpa paranoid. Dan kalau saya akhirnya hijrah ke China karena saya dianggap sampah oleh pemerintah..saya maklum.