Asset dan Marcap
(Smart edition)
Kekayaan Musk kini mencapai USD270 miliar atau sekitar Rp4.220 triliun, memperkokoh posisinya sebagai orang terkaya di dunia versi Bloomberg Billionaires Index.
Mungkin orang awam anggap Rp. 4.220 triliun itu uang cash? Itu bukan uang cash. Tetapi value saham yang ada di pasar. Untuk jadikan cash ya harus dijual di market atau digadaikan. Namun kalau pendiri sampai jual sahamnya di market. Value saham itu jatuh.Menimbulkan sentiment negative terhadap pasar.
Gimana kalau digadaikan? Juga engga mungkin nilainya senilai saham itu. Banker atau investor kan engga bego. Mereka tahu, value saham itu gorengan. Jadi ada kalkulasi resiko untuk sampai menentukan nilai saham itu. Katakanlah harga saham Rp. 100. Nah kalau digadaikan nilainya mungkin hanya Rp. 10. Itupun ada kewajiban topup kalau harga saham jatuh di pasar.
Harta ( Treasure ) satu hal. Marcap ( market capitalisasi) lain hal. Makanya marcap disebut bukan treasure tapi asset. Nah asset ini nilainya agregat. Sama seperti PDB. PDB kita masuk kelompok G20. Tapi kalah dari segi kualitas dengan Singapore dan Vietnam yang PDB nya tidak sekelas G20.
Paham ya sayang.