KEMBALI
Dashboard.
Ketua the fed
Arsip Terupdate
**Kevin Maxwell Warsh** bukan ekonom akademis dalam pengertian tradisional. Ia tidak memiliki gelar doktor ekonomi dan tidak membangun karier melalui riset model makroekonomi. Ia menempuh pendidikan sarjana di *Stanford University*, kemudian memperoleh gelar hukum dari Harvard Law School. Saat Warsh terpilih sebagai Ketua the Fed, hampir semua pemain Hedge fund, dan trader macro, langsung mengubah posisi. Tidak lagi terpengaruh dengan politik narasi Trump. Mengapa ? Warsh itu sebelum masuk kepemerintahan, dia pernah bekerja sebagai analis dan trader di *Morgan Stanley (1995–2002)*. Dia menjadi mitra Duquesne Family Office, perusahaan investasi milik **Stanley Druckenmiller**. Semua pemain hedge fund kenal Druckenmiller.. Ia trader legendaris dan otak dibalik Quantum Fund, George Soros. Warsh bukan kaleng kaleng. Di usia 35 tahun dia sudah jadi anggota *Board of Governors The Fed*. Para pengamat menyebutnya sebagai figur hawk. Padahal engga tepat. Tepatnya dia percaya kepada disiplin menjaga pasar bekerja sesuai aturan. Artinya The Fed harus menyelamatkan sistem ketika pasar berhenti bekerja, tetapi tidak boleh terus-menerus menyelamatkan harga aset ketika investor salah mengambil risiko. Dengan prinsip seperti itu, rumor trading yang bisa dipicu oleh pernyataan lewat issue trump udah engga laku. Sejak dia menjabat, semua trader macro sudah mempersiapkan posisi diri. Dan ketika dia naikan suku bunga, reaksi pasar Modal tidak nampak seketika, bahkan cenderung menguat. Tetapi itu jangan dianggap baik dan cerah. Itu ibarat air laut surut sebelum tsunami terjadi..Bagi warsh, free entry, free fall.