NDF
“ lue suruh Afin transaksi NDF. Katanya dia untung besar. “ Kata Aling kepada saya saat ketemu tadi.
“ Ah itu bisnis Awi “ Kata saya cepat.
“ Apaan sih itu NDF ?tanya ALing.
“ Itu jenis transaksi derivative pasar uang yang dilakukan secara over the counter (OTC) khusus pada uang USD. Dari istilah NDF kan non delivery forward, artinya i penyerahan kemudian tanpa penyerahan phisik. Jadi yang diperdagangkan adalah selisih antara kurs sport dan kurs forward. “ Kata saya. Aling masing bingung. Dia berkerut kening
“ Misal, Saya usaha jelaskan “ lawan kita melakukan transaksi beli NDF sebesar USD 100.000.000 selama jangka waktu 1 bulan dengan kurs USD/IDR 16.000. Pada tanggal fixing, kurs acuan SIBOR adalah sebesar IDR 15. 900. Dengan demikian, lawan kita akan membayar ( Rugi ) selisih kurs sebesar IDR 10.miliar (IDR 15.900 – IDR 16.000) x USD 100.000.000. Begitu juga sebaliknya kalau kurs SIBOR pada tanggal fixing diatas Rp. 16.000/1USD. Lawan kita untung.” Sambung saya berusaha mencerahkan.
“ Mekanismenya gimana ?
“ Dalam NDF diharuskan transaksi melalui dua tahap. Tahap pertama pertukaran uang tunai di pasar spot. Tahap kedua, uang itu di tempatkan dalam kontrak forwad sebagai hedging atas kurs. “ Kata saya.
“ Keliatan sederhana. Tetapi tidak mudah. Karena ini transaksi dalam instrument pasar derivative.” Kata Awi.
“ Si padang jelek pasti paham banget tuh. Mana pernah dia kalah main.” Kata Aling. “ Kasihan aja rupiah dihajar di pasar oleh pemain hedging itu “ Sambung Aling.
“ Rupiah menguatkan juga karena market NDF. “ Kata saya cepat.
“ Terus kenapa engga dibuat menguat aja. Jangan dibuat rupiah jadi keok terus..” Kata Aling cepat.
“ Ya tergantung pemerintah aja. Keok atau kuat kan tergantung kebijakan negara. Kita hanya manfaatkan kebijakan aja.”
“ Ya orang kecil engga paham. Mereka jadi korban.” Kata Aling mencibir.